Selasa, 24 Desember 2019

Ini Dia Gejala Neuropati Diabetes

Penyakit diabetes menjadi momok menakutkan karena dapat menyerang siapa saja, bahkan seseorang yang menjaga pola hidupnya dapat terkena penyakit diabetes. Sejatinya, seseorang yang terserang diabetes tipe 1 atau tipe 2 memicu berbagai komplikasi karena kadar gula darah tinggi. Hal tersebutlah yang mengacu terkena neuropati karena terdapat kerusakan saraf di berbagai tubuh.

Jangan salah loh, kondisi neuropati diabetes terbagi atas lokasi saraf yang terserang diabetes. Diantaranya adalah neuropati diabetek perifer, nuropati proksimal, neuropati otonom dan neuropati fokal. Namun dari ke empat jenis neuropati diabetes ditakuti masyarakat karena ke empatnya mempengaruhi sistem organ tubuh semakin lemah. Untuk itulah harus mengetahui gejala terserang neuropati diabetes sehingga dapat dicegah atau ditangani.

Ini Dia Gejala Neuropati Diabetes

Gejala Seseorang Terkena Neuropati Diabetes

Walaupun zaman sudah canggih, kondisi tubuh harus diperhatikan sehingga tidak terserang neuropati diabetes yang sangat berbahaya. Apalagi kebanyakan orang terlambat mengetahui dirinya terkena neuropati diabetes, penyebabnya karena tak tahu apa saja gejala yang ditimbulkan. Jangan salah loh, gejala terjadi sesuai jenis neuropati yang dialami. Berikut ada gejala-gejala yang harus diketahui, diantaranya adalah :

1. Neuropati Perifer
Seseoang yang terkena neuropati perifer ditandai dengan sensasi kejutan listrik di salah satu anggota tubuh. Selain itu di sertai dengan nyeri kaki, infeksi dan borok. Alhasil daya tahan tubuh semakin menurun sehingga malas melakukan segala aktifitas karena terjadi hilangnya koordinasi maupun keseimbangan yang secara refleks.
Bahkan seiring berjalannya waktu, keadaan tubuh semakin menurun dan otot-otot semakin lemah sehingga menyebabkan kram atau berkedut. Alhasil menyebabkan mati rasa, jika sudah terjadi mati rasa maka kemampuan merasakan perubahan suhu akan menurun sehingga saat malam hari semakin buruk.

2. Neuropati Proksimal
Seseorang yang terkena neuropati Proksimal sering kali mengkonsumsi obat neurobion putih karena nyeri pada lengan yang terjadi mendadak. Terutama di paha bagian atas, pinggung dan pantat sehingga kesulitan berdiri dengan posisi tegak karena kaki semakin lemah.

Walaupun terjadi banyak gangguan, sebaiknya tetap berfikiran positif dan melakukan kegiatan ringan seperti jalan pelan. Tujuannya agar otot-otot ubuh tidak semakin lemah dan tubuh malas bergerak, jika anda malas bergerak maka penyakit semakin parah.

3. Neuropati Otonom
Jika terserang neuropati otonom maka akan kesulitan menelan dan terjadi gangguan pencernaan lantaran kandung kemih yang terganggu. Jika menyerang laki-laki maka terjadi disfungsi sehingga mata akan terganggu, terjadi gastroparesis dan ketidakmampuan mengatur tekanan darah dan tedak jantung saat istirahat.

Selain itu sering terjadi diare yang tidak terkontrol dan keringat yang meningkat atau menurun secara hebat. Alhasil menyebabkan mual-mula dan kehilangan nafsu makan secara terus menerus. Lama kelamaan menyebabkan berat bedan semakin turun karena tidak dapat menjalankan pola hidup sehat.

4. Neuropati Fokal
Ketika seseorang terserang neuropati diabebtes jenis fokal mengalami suara yang rendah dan nyeri pada dada atau perut, bahkan kebanyakan orang mengalami penglihatan ganda dan sakit mata berkepanjangan. Ditambah lagi membuat ketidakmampuan memusatkan mata karena penyakit neuropati diabebtes fokal semakin menjalar dan menguasai tubuh, alahsil terjadi nyeri pada panggul atau punggung bagian bawah.

Penyakit neuropati diabetes memang sangat menakutkan, untuk itulah gejala-gejala diatas menjadi wawasan penting. Jika terjadi salah satu gejala yang dirisaukan segera berkosnultasi ke dokter, selain itu jika dirasa terkena neuropati diabetes segeralah mengkonsumsi obat neurobion putih sehingga penyakitnya tidak menyebar ke anggota tubuh lain.
Disqus Comments